Lavidamassagefederalwaywa – Kemenangan dramatis berhasil dipetik oleh Everton dalam lanjutan Premier League pekan ke-22 musim 2025/2026. Berkunjung ke Villa Park yang dikenal angker bagi tim tamu, The Toffees sukses mencuri tiga poin penuh lewat gol tunggal striker anyar mereka, Thierno Barry. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan, membawa Everton menjauh dari zona degradasi sekaligus memberikan hantaman keras bagi ambisi Aston Villa untuk finis di zona Liga Champions.
Pertandingan ini bukan sekadar tentang tiga poin, melainkan pembuktian taktik jitu manajer Everton dalam meredam agresivitas lini serang Unai Emery. Barry, yang baru saja bergabung di bursa transfer baru-baru ini, langsung menunjukkan mengapa dirinya menjadi investasi berharga bagi publik Goodison Park.
Babak Pertama, Duel Taktis yang Alot

Sejak menit awal, Aston Villa mencoba mengambil inisiatif serangan. Didukung oleh ribuan pendukung fanatiknya, Ollie Watkins dan Leon Bailey berkali-kali mencoba membongkar pertahanan rapat Everton yang digalang oleh James Tarkowski. Namun, disiplin posisi yang diterapkan Everton membuat Villa kesulitan menembus kotak penalti.
Everton bermain sangat pragmatis. Mereka membiarkan Villa menguasai bola hingga 65%, namun menutup ruang di lini tengah dengan sangat rapat. Pola pertahanan blok rendah (low block) ini membuat aliran bola dari Youri Tielemans sering terhenti di sepertiga lapangan. Sepanjang babak pertama, praktis hanya ada dua tembakan tepat sasaran dari kubu tuan rumah yang semuanya mampu diamankan dengan tenang oleh Jordan Pickford.
Momen Penentu: Gol Thierno Barry di Menit ke-67
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Everton mulai berani keluar menyerang melalui skema serangan balik cepat. Gol yang dinanti-nanti akhirnya lahir pada menit ke-67.
Berawal dari intersep krusial Idrissa Gueye di lini tengah, bola dialirkan cepat ke sisi sayap yang ditempati Dwight McNeil. McNeil melepaskan umpan silang melengkung yang sangat presisi ke tiang jauh. Di sana, Thierno Barry memenangkan duel udara melawan Ezri Konsa dan menyundul bola ke pojok kiri bawah gawang Emiliano Martinez.
Gol ini merupakan gol ketiga Barry dalam lima pertandingan terakhirnya. Ketenangan pemain asal Prancis ini dalam menempatkan diri di posisi strategis menjadi kunci mengapa serangan balik Everton begitu efektif malam itu.
Analisis Statistik, Efisiensi vs Dominasi

Jika melihat statistik pertandingan, Aston Villa jelas mendominasi hampir di seluruh aspek. Namun, efisiensi menjadi pembeda besar dalam laga ini.
| Kategori Statistik | Aston Villa | Everton |
| Penguasaan Bola | 68% | 32% |
| Total Tembakan | 18 | 5 |
| Tembakan ke Gawang | 4 | 2 |
| Tendangan Sudut | 9 | 1 |
| Pelanggaran | 10 | 14 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa meskipun Villa melepaskan 18 tembakan, hanya sedikit yang benar-benar mengancam gawang Pickford. Sebaliknya, Everton sangat efektif; dari hanya 2 tembakan ke gawang, salah satunya berbuah gol kemenangan. Ini adalah kemenangan khas tim yang memiliki mentalitas bertahan yang sangat kuat.
Tembok Kokoh Jordan Pickford dan Lini Belakang
Selain gol Thierno Barry Pemain Everton FC, pujian layak diberikan kepada Jordan Pickford. Kiper nomor satu timnas Inggris tersebut melakukan tiga penyelamatan krusial di sepuluh menit terakhir pertandingan. Salah satu momen paling mendebarkan adalah saat ia menepis tendangan jarak dekat Jhon Duran di masa injury time.
Kombinasi Tarkowski dan Branthwaite di jantung pertahanan juga layak diacungi jempol. Mereka melakukan total 12 sapuan (clears) dan 5 blok tendangan sepanjang laga. Ketangguhan lini belakang inilah yang membuat mental para pemain Aston Villa perlahan runtuh karena frustrasi gagal mencetak gol penyama kedudukan.
Dampak Klasemen: Harapan Baru bagi The Toffees
Kemenangan 1-0 ini membawa dampak signifikan bagi posisi Everton di klasemen sementara Premier League. Dengan tambahan tiga poin, Everton kini merangkak naik ke posisi 14, selisih 8 angka dari zona merah. Ini memberikan napas lega bagi manajemen dan suporter setelah awal musim yang tertatih-tatih.
Bagi Aston Villa, kekalahan ini menjadi pil pahit. Unai Emery mengakui bahwa timnya kurang tajam di penyelesaian akhir. “Kami mengontrol pertandingan, tapi di sepak bola, gol adalah segalanya. Everton bertahan dengan sangat baik dan kami dihukum oleh satu peluang mereka,” ujar Emery dalam konferensi pers usai laga.
Thierno Barry, Sosok Idola Baru di Merseyside

Kehadiran Thierno Barry seolah menjadi jawaban atas tumpulnya lini depan Everton FC sejak kepergian beberapa penyerang utama mereka di masa lalu. Dengan tinggi badan yang ideal dan kecepatan yang mumpuni, Thierno Barry sangat cocok dengan gaya bermain fisik Liga Inggris.
Keberhasilannya mencetak gol penentu di laga sebesar away ke Villa Park akan meningkatkan kepercayaan dirinya secara drastis. Para pengamat mulai membandingkan gaya mainnya dengan penyerang legendaris Everton karena kemampuannya dalam duel udara dan positioning yang cerdik.
Kemenangan Mentalitas
Pertandingan antara Aston Villa dan Everton kali ini membuktikan bahwa penguasaan bola yang dominan tidak menjamin kemenangan. Everton pulang dengan kepala tegak berkat disiplin taktis, pertahanan yang solid, dan ketajaman Thierno Barry. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Everton untuk menghadapi sisa musim dengan lebih optimis.
Bagi para pendukung Everton, gol tunggal Barry di Villa Park akan diingat sebagai momen penting yang mungkin saja menjadi titik balik kebangkitan klub musim ini. Sementara bagi Villa, ini adalah pengingat bahwa di Premier League, tidak ada lawan yang bisa diremehkan.

