Lavidamassagefederalwaywa – Spekulasi mengenai masa depan Raul Jimenez di Fulham kini menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola, baik di London Barat maupun di Meksiko. Memasuki tahun 2026, penyerang veteran yang dijuluki El Lobo de Tepeji ini berada di persimpangan jalan karier yang krusial.
Kontraknya di Craven Cottage akan segera berakhir pada Juni 2026. Di usia 34 tahun, Jimenez masih menunjukkan taji sebagai predator kotak penalti di Liga Inggris, namun godaan untuk kembali ke tanah air dan membela klub masa kecilnya, Club América, semakin kuat berhembus. Apakah ia akan tetap menjadi andalan Marco Silva atau memilih “pulang kampung” demi menutup karier dengan manis?
Performa Raul Jimenez di Fulham Musim 2025-2026

Sejak bergabung dari Wolverhampton Wanderers pada 2023, Raul Jimenez telah mengalami transformasi luar biasa. Banyak yang meragukan kemampuannya setelah cedera kepala hebat beberapa tahun silam, namun Fulham memberikan panggung bagi Jimenez untuk membuktikan bahwa ia belum habis.
Di musim 2025/2026 yang tengah berjalan, Jimenez mencatatkan performa yang cukup stabil. Hingga Januari 2026, ia telah membukukan 7 gol dan 2 assist dalam 26 pertandingan di semua kompetisi. Kehadirannya memberikan dimensi fisik yang dibutuhkan lini serang Fulham, terutama dalam duel udara dan kemampuan menahan bola (hold-up play).
Meskipun Fulham sempat mendatangkan beberapa penyerang muda, Marco Silva tetap menaruh kepercayaan besar pada pengalaman Jimenez. Ia seringkali menjadi pemecah kebuntuan dalam laga-laga krusial, seperti gol sundulan penentu kemenangannya melawan West Ham United pada akhir Desember 2025 lalu.
Opsi Perpanjangan Kontrak: Bertahan di Craven Cottage?
Fulham memiliki opsi untuk memperpanjang napas Jimenez di Premier League. Manajemen klub dan Marco Silva dikabarkan sangat menghargai etos kerja pemain Meksiko ini. Bertahan di Fulham menawarkan beberapa keuntungan bagi Jimenez:
-
Level Kompetisi Tertinggi: Bermain di Premier League memastikan Jimenez tetap berada di level kompetitif maksimal. Ini sangat penting bagi ambisi pribadinya untuk memimpin Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara (Meksiko, AS, dan Kanada).
-
Keluarga dan Stabilitas: Setelah bertahun-tahun tinggal di Inggris (sejak 2018), keluarga Jimenez dikabarkan sudah sangat nyaman dengan kehidupan di London.
-
Peran Senioritas: Di skuad Fulham yang dihuni banyak pemain muda seperti Emile Smith Rowe, sosok Jimenez berperan sebagai mentor di ruang ganti.
Namun, kendala utamanya adalah durasi kontrak. Di usia 34 tahun, Fulham kemungkinan hanya akan menawarkan perpanjangan kontrak jangka pendek (1 tahun), sementara Jimenez mungkin menginginkan kepastian yang lebih lama di penghujung kariernya.
Godaan Pulang ke Meksiko, Ambisi Club América

Di sisi lain, spekulasi kepindahan Raul Jimenez Pemain Fulham FC ke Liga MX (Liga Meksiko) semakin menguat. Klub raksasa Club América dilaporkan tengah memantau situasi Jimenez dengan sangat serius. Bagi Jimenez, kembali ke Las Águilas bukan sekadar masalah transfer, melainkan masalah emosional.
-
Menutup Karier di Klub Masa Kecil: Jimenez adalah produk akademi Club América. Kembali ke sana akan menjadi momen melingkar yang sempurna bagi kariernya.
-
Jaminan Menit Bermain: Di Liga MX, Jimenez kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama secara reguler dibandingkan di Premier League yang sangat menuntut fisik.
-
Dukungan Publik Meksiko: Bermain di tanah air akan memberikan panggung yang lebih besar bagi Jimenez untuk memenangkan hati suporter menjelang Piala Dunia 2026.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Club América siap menawarkan kontrak jangka panjang dan posisi strategis di dalam klub setelah ia pensiun nanti. Tawaran ini tentu sangat menggiurkan bagi pemain yang sudah memenangkan hampir segalanya di level klub.
Statistik Perjalanan Raul Jimenez di Eropa
Untuk memahami mengapa Jimenez begitu berharga, kita perlu melihat perjalanan panjangnya di Benua Biru. Sejak pindah ke Atletico Madrid pada 2014, hingga masa keemasannya di Benfica dan Wolves, Jimenez telah membuktikan diri sebagai salah satu striker Meksiko terbaik dalam sejarah.
| Klub | Periode | Penampilan (Liga) | Gol (Liga) |
| Atletico Madrid | 2014-2015 | 21 | 1 |
| Benfica | 2015-2018 | 80 | 18 |
| Wolves | 2018-2023 | 135 | 40 |
| Fulham | 2023-Sekarang | 60+ | 15+ |
Data di atas menunjukkan bahwa meskipun produktivitasnya tidak setinggi saat di Wolves, ia tetap menjadi pemain yang kontributif bagi setiap tim yang ia bela. Di Fulham, ia berhasil bangkit dari periode sulit dan membuktikan bahwa kecerdasannya dalam mencari posisi (positioning) tidak pudar dimakan usia.
Ambisi Terbesar, Piala Dunia 2026

Faktor terbesar yang akan menentukan keputusan Raul Jimenez adalah Piala Dunia 2026. Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko memiliki harapan besar untuk melangkah jauh. Jimenez ingin memastikan dirinya masuk dalam skuad utama arahan pelatih Timnas Meksiko.
Jika ia bertahan di Fulham FC, ia akan tetap terasah oleh intensitas tinggi Premier League. Namun, risiko cedera dan rotasi pemain bisa mengancam waktu bermainnya. Jika ia pindah ke Meksiko, ia akan mendapatkan atmosfer yang mendukung dan menit bermain yang lebih terjamin, namun level kompetisi mungkin dianggap sedikit di bawah Eropa.
Banyak analis meyakini bahwa Jimenez akan mengambil keputusan setelah musim 2025/2026 berakhir. Jika Fulham berhasil finis di zona Eropa (peringkat 5-7), daya tarik untuk bertahan di London mungkin akan lebih kuat.
Keputusan di Tangan Sang Serigala
Masa depan Raul Jimenez tetap menjadi teka-teki yang menarik untuk diikuti. Apakah ia akan memilih loyalitas pada Fulham yang telah memberinya kesempatan kedua, atau memilih romantisme kembali ke Club América?
Yang pasti, siapa pun klub yang dibelanya nanti, Raul Jimenez telah mengukir warisan sebagai pemain yang pantang menyerah. Dari cedera yang mengancam nyawa hingga kembali mencetak gol di liga paling kompetitif di dunia, Jimenez adalah teladan tentang resiliensi seorang atlet profesional.

